Kembali ke Panduan

Panduan Pendamping: Perawatan Luka

Luka pada pasien paliatif bisa berupa luka tekan, luka bekas operasi, luka fungating (kanker), atau luka kronis lainnya. Perawatan luka di rumah memerlukan teknik yang bersih dan konsisten. Tujuan perawatan luka paliatif tidak selalu menyembuhkan — kadang yang utama adalah kenyamanan dan mencegah infeksi. Ikuti selalu instruksi spesifik dari tim medis tentang cara merawat luka pasien Anda. Panduan ini tidak menggantikan saran medis profesional.

1Jenis Luka yang Umum

Luka Tekan (Pressure Injury/Bedsore)

  • Stadium 1: kulit utuh, kemerahan yang tidak hilang dalam 30 menit setelah tekanan dilepas
  • Stadium 2: kulit mengelupas atau melepuh — terdapat erosi atau blister terbuka
  • Stadium 3: jaringan di bawah kulit terekspos (lemak terlihat)
  • Stadium 4: tendon, otot, atau tulang terekspos
  • Unstageable: luka tertutup eskar (kerak hitam) — kedalaman tidak bisa dinilai

Luka Operasi

Luka pasca operasi yang baru: selalu ikuti instruksi spesifik dari dokter bedah.

  • Penyembuhan primer (tepi luka dijahit): perawatan lebih sederhana
  • Penyembuhan sekunder (luka dibiarkan terbuka): perlu perawatan lebih intensif dan lama

Luka Fungating (Tumor Menembus Kulit)

Pada kanker stadium lanjut, tumor kadang menembus kulit. Tujuan perawatan bukan penyembuhan, melainkan kontrol bau, kenyamanan, dan pencegahan infeksi.

  • Selalu konsultasikan perawatan luka fungating dengan tim paliatif dan WOC nurse
  • Balutan aktif karbon bisa membantu mengontrol bau
  • Lakukan dengan hati-hati — area ini sangat sensitif dan bisa mudah berdarah

2Prosedur Merawat Luka Sederhana

Persiapan

  • Cuci tangan dengan sabun selama 20 detik
  • Siapkan semua perlengkapan sebelum mulai: balutan baru, NaCl 0.9% atau air matang, kasa steril, plester medis, sarung tangan bersih
  • Pastikan pencahayaan cukup untuk melihat luka dengan jelas
  • Minta pasien berada di posisi yang nyaman dan luka mudah diakses

Membersihkan Luka

  • Pakai sarung tangan
  • Lepas balutan lama dengan lembut — jika menempel, basahi dulu dengan NaCl sebelum dilepas
  • Periksa luka: catat ukuran, warna dasar luka, tepi, dan kondisi kulit sekitar
  • Catat jenis dan jumlah eksudat (cairan luka): sedikit/banyak, bening/kuning/hijau/merah
  • Bilas luka dengan NaCl 0.9% atau air matang yang dialirkan — jangan menggosok
  • Keringkan kulit sekitar luka dengan kasa kering — jangan keringkan dasar luka

Memasang Balutan

  • Pilih balutan sesuai instruksi tim medis
  • Balutan non-adherent (non-lengket): untuk luka yang mudah berdarah
  • Balutan foam: untuk luka dengan banyak eksudat
  • Balutan hidrogel: untuk luka yang kering — menjaga kelembapan
  • Hindari memasang plester langsung ke kulit rapuh lansia — gunakan paper tape atau plester silikon
  • Pasang balutan tanpa terlalu menekan luka
  • Catat tanggal penggantian di balutan

3Tanda Infeksi Luka

Tanda yang Harus Diwaspadai:

  • Kemerahan yang meluas di sekitar luka
  • Bengkak dan terasa panas
  • Nyeri yang meningkat
  • Keluar nanah (cairan hijau atau kuning kental)
  • Bau yang tidak sedap dari luka
  • Demam > 38°C
  • Luka tidak menunjukkan perbaikan setelah 2 minggu perawatan
Infeksi luka pada pasien paliatif bisa cepat berkembang menjadi sepsis. Jangan tunda menghubungi tim medis jika ada tanda infeksi.

Ada pertanyaan lebih lanjut?

Tim kami siap membantu Anda kapan saja.