Kembali ke Panduan
Panduan Pendamping: Perawatan Kulit Pasien
Kulit adalah organ terbesar tubuh dan garis pertahanan pertama terhadap infeksi. Pada pasien paliatif, kulit menjadi lebih rentan akibat imobilisasi, malnutrisi, inkontinensia, dan efek samping pengobatan. Perawatan kulit yang baik mencegah luka tekan (bedsore) yang menyakitkan dan menjaga kenyamanan pasien. Panduan ini tidak menggantikan saran medis profesional.
1Menilai Kondisi Kulit
Kapan dan Bagaimana Memeriksa Kulit?
- Periksa seluruh tubuh setiap kali memandikan — minimal 1x sehari
- Perhatikan area berisiko tinggi: tulang ekor (sacrum), tumit, siku, bahu, pinggang, belakang kepala, dan telinga
- Catat: lokasi, ukuran, warna, dan kondisi setiap perubahan kulit
- Kemerahan yang tidak hilang setelah 30 menit tekanan dilepas adalah tanda luka tekan stadium awal
- Foto area yang mencurigakan dan tunjukkan ke tim medis saat kunjungan berikutnya
Jenis Masalah Kulit yang Umum
- Luka tekan (pressure injury/bedsore): dari kemerahan ringan hingga luka dalam — akibat tekanan berkepanjangan
- Moisture-associated skin damage (MASD): kulit rusak akibat kontak terus-menerus dengan urin, feses, atau keringat
- Kulit kering (xerosis): sangat umum pada lansia dan pasien paliatif
- Gatal (pruritus): akibat obat-obatan, gagal ginjal, gagal hati, atau kulit kering
2Mencegah Luka Tekan
Reposisi — Langkah Paling Penting
Luka tekan terjadi ketika satu area tubuh mendapat tekanan terus-menerus yang memotong aliran darah. Reposisi berkala adalah pencegahan yang paling efektif.
- Ubah posisi pasien setiap 2 jam — jika tidak bisa bergerak sendiri
- Gunakan jadwal reposisi: 2 jam telentang, 2 jam miring kanan, 2 jam miring kiri
- Saat membalik, JANGAN menyeret pasien — angkat dengan benar untuk menghindari gesekan
- Gunakan bantal untuk mengganjal dan menjaga posisi — bantal di antara lutut saat miring
- Gunakan matras khusus anti-luka tekan (air mattress/foam overlay) jika tersedia
Melindungi Area Berisiko Tinggi
- Tumit: letakkan bantal di bawah betis agar tumit melayang di udara
- Tulang ekor: gunakan cushion donut atau foam wedge
- Siku dan mata kaki: lapisi dengan foam padding
- Belakang kepala: ganti posisi kepala sedikit setiap 2 jam
Luka tekan bisa terbentuk hanya dalam 2–6 jam pada pasien yang tidak bisa bergerak. Jangan lewatkan satu sesi reposisi pun.
Nutrisi untuk Kesehatan Kulit
- Protein cukup: penting untuk perbaikan jaringan — konsultasikan dengan ahli gizi
- Vitamin C: membantu produksi kolagen
- Zinc: mendukung penyembuhan luka
- Hidrasi: kulit yang terhidrasi lebih elastis dan tahan terhadap tekanan
3Rutinitas Perawatan Kulit Harian
Setiap Hari
- Mandi atau lap seluruh tubuh dengan air hangat — bersihkan semua lipatan kulit
- Keringkan dengan tepukan lembut — terutama lipatan (ketiak, selangkangan, di bawah payudara)
- Oleskan pelembap ke seluruh tubuh saat kulit masih agak lembap setelah mandi
- Gunakan pelembap bebas parfum dan alkohol — parfum bisa mengiritasi kulit sensitif
- Area yang kontak urin/feses: oleskan barrier cream (zinc oxide) setiap penggantian
Mengatasi Gatal (Pruritus)
- Jaga kulit tetap lembap — kulit kering memperparah gatal
- Air mandi hangat-suam, bukan panas — air panas memperburuk gatal
- Pakaian dari bahan katun — hindari wol atau sintetik
- Potong kuku pendek untuk mencegah luka saat menggaruk
- Kompres dingin pada area yang gatal bisa membantu
- Konsultasikan dengan dokter jika gatal parah — mungkin ada penyebab sistemik
Ada pertanyaan lebih lanjut?
Tim kami siap membantu Anda kapan saja.
