Kembali ke Panduan
Panduan Pendamping: Mendampingi Pasien Menerima Berita Buruk
Berita buruk tentang penyakit orang tersayang mengguncang Anda juga. Anda mungkin perlu tampak kuat di depan mereka sementara di dalam Anda juga hancur. Panduan ini membantu Anda mendampingi dengan kasih dan kejujuran — tanpa harus berpura-pura semuanya baik-baik saja.
Daftar Isi
1Reaksi Anda Sendiri
Anda Juga Berhak Berduka
Berita buruk tentang orang yang Anda cintai adalah juga berita buruk untuk Anda. Anda mungkin merasakan tahap-tahap duka yang sama — penolakan, kemarahan, kesedihan.
- Cari waktu untuk merasakan dan memproses perasaan Anda sendiri — terpisah dari pasien
- Bicara dengan orang terpercaya atau konselor tentang apa yang Anda rasakan
- Tidak apa-apa untuk menangis — di depan pasien sekalipun, dengan cara yang tetap menunjukkan kehadiran
2Mendampingi Pasien
Yang Paling Dibutuhkan Setelah Berita Buruk
- Hadir secara fisik — duduk di sisi mereka, pegang tangan
- Ikuti tempo mereka: beberapa perlu bicara, beberapa perlu diam — ikuti kebutuhan mereka
- Jangan memaksakan 'semangat' atau 'pikiran positif' terlalu cepat
- Tanyakan: 'Apa yang paling ingin kamu rasakan sekarang?' bukan 'Apa yang harus kita lakukan?'
- Bantu mereka memproses informasi medis: 'Mau aku tanyakan lagi ke dokter apa artinya ini?'
- Jaga privasi mereka — jangan langsung menyebarkan berita kepada semua orang tanpa izin
Menghadapi Reaksi Marah
Pasien mungkin marah pada Anda — bukan karena Anda salah, tapi karena Anda ada di sana dan ia butuh tempat untuk menyalurkan kemarahan.
- Jangan balas dengan defensif atau marah
- Katakan: 'Aku tahu kamu marah, dan itu wajar'
- Beri ruang fisik jika mereka butuh sendiri untuk sementara
- Kembalilah setelah beberapa saat
Ada pertanyaan lebih lanjut?
Tim kami siap membantu Anda kapan saja.
