Kembali ke Panduan
Panduan Pendamping: Merawat Kateter Vena Sentral (CVC)
Kateter Vena Sentral (CVC / Central Venous Catheter) adalah selang yang dimasukkan ke vena besar dekat jantung, biasanya melalui vena jugularis (leher), subklavia (dada), atau femoral (paha). Digunakan untuk nutrisi parenteral (TPN), kemoterapi, pengambilan darah rutin, atau pemberian obat jangka panjang. Perawatan CVC di rumah hanya dilakukan oleh pendamping yang sudah mendapat pelatihan khusus dari tim medis. Panduan ini tidak menggantikan pelatihan dan saran medis profesional.
Daftar Isi
1Memahami CVC
Jenis CVC yang Umum
- Hickman/Broviac catheter: tunneled CVC, selang melewati bawah kulit — lebih aman untuk jangka panjang
- Port-a-cath (Port): alat di bawah kulit yang diakses dengan jarum khusus — risiko infeksi rendah, cocok untuk kemoterapi
- Non-tunneled CVC: hanya untuk jangka pendek di rumah sakit
- PICC (dibahas terpisah): masuk dari lengan
Mengapa Perawatan CVC Sangat Penting?
CVC yang tidak dirawat dengan steril bisa menyebabkan infeksi aliran darah (CLABSI) yang mengancam jiwa. Infeksi ini bisa menyebabkan sepsis dalam hitungan jam. Teknik aseptik yang ketat adalah kunci keselamatan.
2Mengganti Balutan CVC
Frekuensi Penggantian
- Balutan transparan (tegaderm): ganti setiap 7 hari atau saat kotor/basah/longgar
- Balutan kasa: ganti setiap 2 hari atau saat kotor
- SEGERA ganti jika balutan basah, kotor, atau sudah tidak menempel — kapanpun itu terjadi
- Gunakan chlorhexidine sponge dressing jika disediakan tim medis
Prosedur Penggantian Balutan (Hanya Jika Sudah Terlatih)
- Cuci tangan dengan sabun minimal 20 detik, keringkan
- Pakai masker, siapkan semua perlengkapan di area bersih
- Lepas balutan lama dengan hati-hati — jangan tarik selang
- Inspeksi: periksa kemerahan, pembengkakan, cairan, atau nyeri di area masuk
- Bersihkan area dengan chlorhexidine 2% — gosok selama 30 detik, biarkan kering sendiri 30 detik
- Pakai sarung tangan steril
- Pasang balutan baru dengan tepat, tandai tanggal penggantian
Jangan menyentuh area yang sudah disterilkan. Jika terjadi kontaminasi, mulai ulang dari awal.
3Membilas dan Merawat Lumen
Prosedur Flushing (Hanya Jika Sudah Terlatih)
- Bilas CVC dengan NaCl 0.9% (10 ml) sebelum dan sesudah setiap penggunaan
- Bilas menggunakan teknik pulsatile (dorong-lepas berirama) — bukan mengalir mulus
- Segel dengan heparin jika diinstruksikan — dosis dan konsentrasi sesuai protokol
- Gunakan jarum suntik minimal 10 ml — jarum suntik kecil meningkatkan tekanan dan risiko ruptur
- STOP jika ada hambatan — jangan dipaksakan, hubungi tim medis
JANGAN pernah memaksakan bilasan jika ada hambatan. Ini bisa menyebabkan emboli atau ruptur kateter.
Merawat Cap/Tutup Lumen
- Selalu desinfeksi cap/needleless connector dengan alkohol 70% selama 15 detik, biarkan kering sebelum diakses
- Ganti cap setiap 7 hari atau sesuai instruksi
- Pastikan cap tidak bocor atau longgar
4Tanda Bahaya — Segera ke IGD
Tanda Infeksi atau Komplikasi:
- Demam ≥ 38.5°C tanpa sebab lain — kemungkinan infeksi kateter
- Kemerahan, nyeri, bengkak, atau keluar nanah di area masuk kateter
- Selang tertarik atau tercabut
- Pasien mengeluh nyeri dada, sesak, atau berdebar-debar setelah penggunaan
- Darah yang mengalir balik ke selang tanpa bisa dihentikan
- Selang tersumbat
- Pasien tampak sangat sakit, menggigil, atau penurunan kesadaran
Demam tinggi pada pasien dengan CVC SELALU harus dievaluasi sebagai kemungkinan infeksi kateter. Ini darurat medis.
Ada pertanyaan lebih lanjut?
Tim kami siap membantu Anda kapan saja.
