Kembali ke Panduan

Panduan Pendamping: Merawat Kateter Kondom

Kateter kondom (external catheter) adalah alat pengumpul urin yang dipasang di luar penis, menyerupai kondom dengan selang yang terhubung ke kantung urin. Digunakan sebagai alternatif yang lebih nyaman dibanding kateter Foley untuk pria dengan inkontinensia urin. Tidak memasuki kandung kemih, sehingga risiko infeksi lebih rendah. Panduan ini tidak menggantikan saran medis profesional.

1Memahami Kateter Kondom

Keunggulan Kateter Kondom

  • Tidak memasuki kandung kemih — risiko infeksi jauh lebih rendah
  • Lebih nyaman untuk penggunaan jangka panjang
  • Mempertahankan martabat dan kenyamanan pasien
  • Tersedia dalam berbagai ukuran — pilih yang tepat agar tidak bocor atau menekan

Siapa yang Cocok Menggunakan Kateter Kondom?

  • Pria dengan inkontinensia urin (tidak bisa menahan kencing)
  • Pria yang tidak bisa bangun ke toilet akibat kelemahan fisik
  • Sebagai alternatif kateter Foley untuk mengurangi risiko infeksi
  • TIDAK cocok untuk: pria dengan retensi urin (tidak bisa keluar urin), luka atau infeksi pada penis

2Cara Memasang Kateter Kondom

Persiapan

  • Cuci tangan dengan sabun sebelum memulai
  • Siapkan: kateter kondom ukuran yang tepat, selang drainase, urine bag, plester fiksasi atau pita elastis, sabun lembut, air hangat, handuk

Langkah Pemasangan

  • Bersihkan penis dengan air hangat dan sabun, bersihkan dari ujung ke pangkal — keringkan sepenuhnya sebelum memasang
  • Jika penis tidak disirkumsisi: tarik kulup ke belakang, bersihkan, kembalikan ke posisi normal sebelum memasang
  • Gulung kateter kondom dengan hati-hati ke seluruh penis, sisakan ruang 2–3 cm di ujung
  • Pastikan tidak terlalu ketat — Anda harus bisa memasukkan satu jari di antara kateter dan kulit
  • Hubungkan selang drainase ke ujung kateter
  • Fiksasi selang di paha dengan plester agar tidak tertarik
Jangan memasang terlalu ketat — ini bisa menghambat aliran darah dan menyebabkan cedera serius.

3Perawatan Harian

Rutinitas Harian

  • Lepas dan ganti kateter kondom setiap hari
  • Saat melepas: pegang selang dan gulung kateter ke bawah — jangan ditarik tiba-tiba
  • Bersihkan seluruh penis dengan air dan sabun, keringkan sepenuhnya sebelum memasang yang baru
  • Periksa kulit penis: kemerahan, lecet, bengkak, atau luka — jika ada, istirahatkan penggunaan dan hubungi tim medis
  • Rotasi pemasangan sedikit berbeda setiap hari jika memungkinkan untuk mencegah iritasi
  • Ganti urine bag setiap 5–7 hari atau sesuai instruksi

Pemantauan Aliran Urin

  • Pastikan urin mengalir lancar ke kantung — periksa selang tidak tertekuk
  • Kosongkan urine bag setiap 8 jam atau saat 2/3 penuh
  • Catat jumlah urin harian
  • Pastikan pasien tetap cukup minum

4Tanda Bahaya

Segera Hubungi Tim Medis Jika:

  • Penis bengkak, merah tua, atau terasa sangat sakit
  • Kulit lecet atau luka di area penis
  • Urin tidak keluar dalam 2 jam setelah pemasangan
  • Kateter bocor terus-menerus meskipun dipasang dengan benar
  • Demam atau tanda infeksi muncul

Ada pertanyaan lebih lanjut?

Tim kami siap membantu Anda kapan saja.