Kembali ke Panduan

Panduan Pendamping: Perawatan Kandung Kemih (BAK)

Masalah buang air kecil sangat umum pada pasien paliatif — mulai dari inkontinensia (tidak bisa menahan), retensi (tidak bisa keluar), hingga nyeri saat berkemih. Pengelolaan yang baik menjaga kenyamanan, mencegah infeksi, dan mempertahankan martabat pasien. Panduan ini tidak menggantikan saran medis profesional.

1Masalah Berkemih yang Umum

Inkontinensia Urin (Tidak Bisa Menahan Kencing)

Sangat umum pada lansia, pasien stroke, demensia, kelemahan otot dasar panggul, atau akibat obat-obatan.

  • Jadwalkan toileting setiap 2–3 jam — jangan tunggu pasien minta
  • Respons cepat saat pasien minta ke toilet — tunda memperburuk situasi
  • Kurangi kafein dan alkohol yang merangsang kandung kemih
  • Batasi cairan SEBELUM tidur — tapi tetap cukup sepanjang hari
  • Gunakan incontinence pad, celana dalam tahan air, atau popok dewasa
  • Ganti segera saat basah — kulit yang kontak urin lama akan rusak

Retensi Urin (Tidak Bisa Keluar Kencing)

Bisa disebabkan pembesaran prostat, efek samping obat, nyeri, atau kelemahan otot kandung kemih.

  • Tanda retensi: pasien tidak BAK > 4–6 jam, perut bawah teraba keras dan penuh
  • Coba: privasi yang cukup, bunyi air mengalir, posisi duduk yang nyaman
  • Kompres air hangat di perut bawah bisa membantu relaksasi
  • Jika tidak berhasil dalam 4–6 jam — hubungi tim medis, mungkin perlu kateter
Retensi urin yang tidak ditangani sangat menyakitkan dan bisa menyebabkan kerusakan ginjal. Jika pasien tidak BAK > 6 jam dan tampak tidak nyaman, segera hubungi tim medis.

2Perawatan Area Genitalia (Perineal Care)

Perawatan Harian

  • Bersihkan area genitalia minimal 1x sehari atau segera setelah BAK/BAB
  • Gunakan air hangat dan sabun lembut pH-balanced
  • Untuk wanita: bersihkan dari depan ke belakang (uretra ke anus) — cegah kontaminasi
  • Untuk pria: bersihkan seluruh area penis termasuk kulup, skrotum, dan lipatan
  • Keringkan dengan tepukan lembut — jangan menggosok
  • Oleskan barrier cream (zinc oxide atau Vaseline) untuk melindungi kulit dari urin

Memantau Urin

  • Catat frekuensi dan jumlah BAK setiap hari jika mungkin
  • Warna normal: kuning muda jernih
  • Kuning gelap pekat: kurang minum — tingkatkan asupan cairan
  • Keruh atau berbau: mungkin infeksi
  • Merah atau pink: segera hubungi dokter

3Tanda Bahaya ISK

Gejala Infeksi Saluran Kemih:

  • Rasa terbakar atau nyeri saat berkemih
  • Sering ingin berkemih tapi sedikit yang keluar
  • Urin keruh, berbau menyengat, atau berdarah
  • Demam (terutama pada lansia — bingung tiba-tiba bisa jadi tanda satu-satunya ISK)
  • Nyeri pinggang atau punggung bawah
  • Mual dan muntah (tanda ISK sudah ke ginjal)
ISK yang tidak ditangani bisa berkembang menjadi infeksi ginjal (pielonefritis) atau sepsis. Jangan tunggu terlalu lama untuk menghubungi dokter.

Ada pertanyaan lebih lanjut?

Tim kami siap membantu Anda kapan saja.