Kembali ke Panduan
Nutrisi Dasar Saat Berduka
Saat berduka, makan sering menjadi hal terakhir yang terpikirkan. Sekitar 40% orang yang berduka kehilangan nafsu makan, sementara sebagian lain justru mencari kenyamanan lewat makanan. Padahal tubuh yang sedang menanggung stres berat justru membutuhkan bahan bakar. Tujuannya bukan diet sempurna, melainkan menjaga tubuh tetap cukup terisi agar Anda punya energi untuk menjalani hari.
1Mengapa Makan Tetap Penting
Tubuh Juga Berduka
Stres duka melepaskan hormon yang menekan nafsu makan dan mengganggu pencernaan. Kekurangan asupan memperberat kelelahan, sulit konsentrasi, dan mood yang turun.
- Kehilangan nafsu makan dan mual adalah reaksi fisik normal terhadap duka
- Asupan yang terlalu rendah memperberat kelelahan dan 'kabut otak'
- Tujuannya 'cukup', bukan 'sempurna' — porsi kecil tetap berarti
2Cara Praktis Menjaga Asupan
Makan dalam Porsi Kecil tapi Sering
Ketika selera hilang, makanan besar terasa menakutkan. Bagi menjadi porsi kecil yang lebih mudah dijalani.
- Makan sedikit-sedikit setiap 2-3 jam daripada menunggu lapar besar
- Sediakan camilan mudah: buah, kacang, yogurt, biskuit, roti
- Pilih makanan padat gizi: telur, ikan, sayur, kacang-kacangan
- Jaga cairan: minum air, sup, atau jus secara teratur
- Terima tawaran makanan dari kerabat — biarkan orang lain memasak untuk Anda
Hindari Pelarian yang Merugikan
- Batasi alkohol — terasa menenangkan sesaat tapi memperburuk mood dan tidur
- Waspadai konsumsi gula/kafein berlebih yang membuat energi naik-turun tajam
- Tidak menghakimi diri jika sesekali makan untuk kenyamanan — perlahan kembali seimbang
Bila Perlu Diperhatikan
Jika Anda tidak bisa makan sama sekali selama beberapa hari, mengalami penurunan berat badan yang cepat, atau muntah berulang, hubungi dokter atau tim paliatif untuk pemeriksaan.
Ada pertanyaan lebih lanjut?
Tim kami siap membantu Anda kapan saja.
