Kembali ke Panduan

Identitas Baru Setelah Kehilangan

Kehilangan tidak hanya merenggut orang yang Anda cintai — ia juga bisa mengguncang siapa diri Anda. 'Aku seorang istri, sekarang janda.' 'Aku seorang anak, sekarang tanpa orang tua.' 'Aku seorang perawat baginya, sekarang apa?' Pertanyaan 'siapa aku sekarang?' adalah bagian alami dari duka. Membangun kembali identitas adalah proses lambat menemukan kembali diri Anda dalam dunia yang telah berubah.

1Mengapa Identitas Terguncang

Hubungan Membentuk Siapa Kita

Banyak bagian identitas kita terjalin dengan orang yang kita cintai. Saat mereka pergi, peran dan rutinitas yang mendefinisikan kita ikut berubah.

  • Gangguan pada rasa identitas adalah bagian yang diakui dalam duka
  • Kehilangan peran (pasangan, anak, pengasuh) menciptakan kekosongan
  • Membangun kembali identitas butuh waktu — tidak bisa dipaksa
  • Anda tidak harus menjadi 'orang yang sama sekali baru' — Anda berevolusi

2Menemukan Kembali Diri

Eksplorasi yang Lembut

  • Tanya pada diri: siapa Anda sekarang, di luar peran yang hilang?
  • Nilai-nilai apa yang ingin Anda bawa dari orang yang dicintai?
  • Coba aktivitas atau minat baru, sekecil apa pun, untuk menemukan apa yang menghidupkan
  • Akui bahwa Anda membawa kenangan dan cinta mereka ke dalam diri Anda yang baru
  • Beri waktu — identitas tumbuh perlahan, bukan dalam semalam

Bila Terasa Hampa

Bila perasaan kehilangan jati diri begitu dalam hingga Anda merasa 'tidak tahu lagi siapa diri', terus-menerus dan melumpuhkan, ini bisa menjadi tanda duka yang tersendat. Bicarakan dengan psikolog kami.

Ada pertanyaan lebih lanjut?

Tim kami siap membantu Anda kapan saja.