Kembali ke Panduan

Gejala Fisik dari Duka

Duka bukan hanya pengalaman emosional — ia memengaruhi hampir setiap sistem tubuh. Saat berduka, tubuh melepaskan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin yang dapat memicu kelelahan, nyeri, gangguan pencernaan, dan menurunkan daya tahan tubuh. Mengenali bahwa 'tubuh juga berduka' membantu Anda tidak panik atas gejala fisik, sekaligus tahu kapan perlu memeriksakannya.

1Gejala Fisik yang Umum

Tubuh dalam Stres Berkepanjangan

Stres duka yang intens dapat memunculkan berbagai keluhan fisik nyata:

  • Kelelahan berat — sebagian besar orang berduka melaporkan kelelahan yang mengganggu
  • Sesak di dada atau tenggorokan, jantung berdebar
  • Gangguan pencernaan: mual, nyeri perut, hilang nafsu makan
  • Sakit kepala, nyeri otot dan sendi, badan pegal
  • Daya tahan tubuh menurun — lebih mudah terkena infeksi
  • Gangguan tidur dan 'kabut otak' (sulit fokus, pelupa)

Sindrom Patah Hati (Broken Heart Syndrome)

Pada kasus tertentu, stres emosional yang ekstrem bisa memicu 'broken heart syndrome' (kardiomiopati Takotsubo) — kondisi jantung sementara akibat lonjakan hormon stres.

Jika muncul nyeri dada, sesak napas, keringat dingin, atau pingsan — terutama segera setelah peristiwa duka yang berat — segera cari bantuan medis darurat (IGD 021-50950800). Ini bisa menyerupai serangan jantung dan perlu pemeriksaan.

2Merawat Tubuh Saat Berduka

Langkah Sederhana

  • Jaga asupan cairan dan makan teratur dalam porsi kecil
  • Olahraga ringan teratur (jalan kaki) membantu regulasi mood dan tidur
  • Prioritaskan istirahat dan tidur yang konsisten
  • Hindari alkohol berlebih dan rokok yang memperberat stres tubuh
  • Lanjutkan obat rutin dan kontrol kesehatan yang sudah ada

Ada pertanyaan lebih lanjut?

Tim kami siap membantu Anda kapan saja.