Kembali ke Panduan
Mengayun di Antara Duka dan Rutinitas (Dual Process Model)
Anda mungkin pernah merasa bersalah karena tertawa, bekerja, atau menikmati momen di tengah duka — seolah-olah itu mengkhianati yang telah pergi. Model 'Dual Process' (Stroebe & Schut, 1999) menjelaskan bahwa berduka yang sehat justru adalah mengayun (oscillation) di antara dua hal: menghadapi rasa kehilangan, dan mengurus kehidupan yang terus berjalan. Keduanya sama-sama dibutuhkan.
1Dua Orientasi yang Bergantian
Berorientasi Kehilangan vs Berorientasi Pemulihan
Menurut model ini, orang yang berduka secara sehat akan bergantian antara dua mode, bukan terus-menerus di salah satunya.
- Berorientasi kehilangan (loss-oriented): merasakan duka, menangis, merindukan, mengenang
- Berorientasi pemulihan (restoration-oriented): mengurus tugas hidup, peran baru, hal-hal praktis
- Mengayun di antara keduanya adalah proses penyembuhan yang alami
- Stresor dihadapi 'dalam dosis yang bisa ditanggung' — bukan sekaligus
Mengapa Ini Membebaskan
Model ini memberi izin untuk istirahat dari duka. Anda tidak harus berduka 24 jam sehari untuk membuktikan cinta Anda.
- Boleh sedih, boleh juga tertawa — keduanya bukan pengkhianatan
- Menyibukkan diri sesaat bisa menjadi istirahat sehat dari rasa sakit
- Menghindari duka terus-menerus, atau tenggelam total tanpa jeda, sama-sama tidak seimbang
2Menerapkannya dalam Hidup
Memberi Ruang untuk Keduanya
- Izinkan diri menangis saat gelombang datang — jangan ditahan
- Izinkan juga diri menikmati momen kecil tanpa rasa bersalah
- Kembali ke satu aktivitas yang dulu Anda nikmati, meski singkat
- Tetapkan rutinitas dasar yang memberi struktur pada hari
- Jika Anda hanya terjebak di satu mode terus-menerus, itu sinyal untuk mencari dukungan
Ada pertanyaan lebih lanjut?
Tim kami siap membantu Anda kapan saja.
